Masjid Laju Kepanjen, Masjid Pertama Kraton Sumenep
Masjid Laju Kepanjen,
Masjid Pertama Kraton Sumenep
Kalau anda
berkesempatan berkunjung ke Sumenep Madura, coba tanya masjid Kraton disebelah
mana? Penduduk setempat langsung mengarahkan anda ke masjid Jami’. Padahal ada
masjid tua yang menjadi cikal bakal berdirinya masjid Jami’ yaitu masjid Laju
di Kepanjen Sumenep.
Masjid Laju Kepanjen Sumenep sebenarnya bukan nama resmi
masjid ini, Laju (b.
Madura) artinya tua atau lama, untuk menggambarkan bahwa masjid ini sudah
sangat lama. Nama resminya Masjid al-Mukmin. Terletak di Jl. Kepanjen, seberang
kantor Bupati Sumenep. Kalau tidak ada papan yang tertempet di gerbang, orang
mungkin akan terkecoh kalau disitu terdapat masjid. Posisinya menyatu dengan
perumahan penduduk. Terletak di Kabupaten paling timur pulau Madura pada titik koordinat 70 0’ 28” S dan 1130
51’ 31” E.
Waktu kesana tahun 2012,
saya bertemu dengan pengurusnya, Raden Abdul Gofur. Seorang pensiunan pegawai
Departemen Agama. Saat itu usianya sudah sepuh, namun suaranya masih gagah.
Bahkan mengajak saya balapan naik sepeda onthel. Hi hi hi. Saat
itu, saya juga diperlihatkan sebuah manuskrip pembangunan masjid Jami’ Sumenep.
alhamdulilah-nya saya ditemani karib saya asli Batang-batang. Dia yang memberi
kases terutama komunikasi. Junaidi dia punya nama.
Teras Masjid Kepanjen Sumenep
Menurut penuturannya, Masjid ini merupakan masjid pertama yang
didirikan olehpenguasa Sumenep saat
itu. Masjid ini didirikan sekitar 150 tahun lebih awal dibandingkan dengan
masjid Jami’ Sumenep, berdiri pada tahun 1757, atau sekitar awal abad ke-17
Masehi.
Masjid ini memiliki denah persegi panjang pada ruang
utamanya dengan ukuran 8 m x 10 m. Sebelah utara ruang utama terdapat ruang
pawestren berukuran 4,5 m x 8 m. Sebelah timur ruang utama terdapat serambi
berukuran 12,5 m x 5 m.
Pada bagian depan ruang utama terdapat mihrab dengan dua
bangunan kecil disamping utara selatannya. Bangunan kecil sebelah utara
berfungsi sebagai mimbar. Sedangkan pada sisi selatan, awalnya, kemungkinan
sebagai maksurah yang beralih fungsi menjadi tempat penyimpanan al-Qur’an.hjkarpet.com

Komentar
Posting Komentar